Saturday, August 29, 2009

Kendaraan Langka

Sepulang saya dari membeli sebuah kit amplifier di toko Jadi jaya, saya melintasi daerah Renon sebagai alternatif cepat menuju rumah. Perlu diketahui saya membeli amplifier karena baru juga membeli DVD dengan maksud dapat mendengarkan musik dengan keras. Belokan pertama di jalan Niti Mandala Renon saya melihat banyak pasir, batu, dan gundukan tanah yang menghasilkan debu halus ketika melintasi jalan tersebut. Perlahan tapi pasti saya melintasi jalan aspal yang berisikan pasir halus diatasnya, dengan maksud motor saya tidak tergelincir saat menginjak rem sepeda motor. Tak jauh dari belokan tersebut ada sesuatu yang menarik perhatian saya, warna nya yang mencolok dan bentuk nya unik membuat saya terkesan akan design nya. Sebuah kendaraan, itu yang terpikir pertama kali karena benda tersebut memiliki roda dipinggir nya. Bentuk kendaraan ini sangat unik, banyak terdapat selang selang hydrolik yang berfungsi untuk menggerakkan semua bagian mekanik kendaraan tersebut. Kesempatan ini tidak saya sia siakan utuk melewatkan nya, "wah langka ni kendaraan, kapan lagi bisa liat yang kaya gini" begitu gumamku. Langsung aja saya mengeluarkan handphone K770i kesayangan untuk memotret dan mengabadikan kejadian tersebut.
Saya pikir sepanjang jalan tersebut akan diadakan pelebaran jalan mengingat jalan tersebut adalah jalan yang dihiasi oleh kantor kantor pemerintah dan kedubes Australia di denpasar. Wah jadi jalan disini akan menjadi lebih luas dan lebih nyaman. Jaga agar Bali tetap indah.




»»  Selanjutnya..

Thursday, August 27, 2009

Nusa Dua












Nusa Dua merupakan sebuah enklave berisi resor besar internasional berbintang 5 di tenggara Bali. Terletak 40 kilometer dari Denpasar, ibukota provinsi Bali.

Nusa Dua adalah lokasi Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim 2008 antara 3 Desember dan 14 Desember 2007.








»»  Selanjutnya..

Water Blow

Nama nya water blow (artinya tidak tahu hehehehe), lokasi nya di ujung daerah Nusa Dua Bali. Water blow ini seperti tebing curam yang terdapat teluk nya, sehingga ombak dari pantai selatan masuk ke teluk dan muncul dari celah bebatuan seperti air mancur. Akses menuju lokasi pariwisata ini dijaga sangat ketat karena lokasi pariwisata ini merupakan lokasi pribadi sebuah hotel. Anda akan melewati banyak kamera cctv dan pemeriksaan menggunakan metal detector. Terakhir saya berkunjung tidak ada pemungutan bianya untuk masuk, namun kini terengar kabar telah adanya pemberlakuan tarif parkir di area pariwisata ini. Selain Water blow, anda akan dihibur dengan pemandangan taman dan jalan setapak yang indah menuju water blow. taman taman yang indah ini sering digunakan beberapa rumah produksi untuk membuat film ataupun sinetron. Tapi pada waktu itu saya lupa memotret tampilan taman karena saya terpesona dengan tatanan tanaman dan air mancur yang serasi. Jika anda berkunjung ke Bali, saya sarankan anda untuk mengunjungi tempat ini. Saya jamin anda tidak akan merasa rugi. ^_^ berkunjunglah ke Bali.













»»  Selanjutnya..

Wednesday, August 26, 2009

Patung I Gusti Ngurah Rai

Patung I Gusti Ngurah Rai ini terletak di dekat bandara Ngurah Rai. Berada di pinggiran jalan yang akan menghubungkan daerah Denpasar dan Nusa Dua. Saat saya dan teman bersepeda dari denpasar ke jimbaran, saya menyempatkan diri untuk berfoto dibawah patung I Gusti Ngurah Rai yang gagah ini. Tiap Hari jalan ini banyak yang melewati, namun hampir tidak ada yang mampir untuk sekedar melihat ataupun berfoto di patung pahlawan ini. Hanya pedagang koran dan pedagang asongan saja yang nampak menghiasi beranda patung ini. Waktu yang saya tempuh dari denpasar menuju patung pahlawan ini dengan bersepeda sekitar 1 jam. Lelah dan panas tak terasa karena banyak nya topik bahasan yang menghibur kami selagi mengayuh sepeda. Jika anda berlabuh di bandara Ngurah Rai, maka sempatkanlah berfoto di salah satu patung bersejarah di Bali ini.


»»  Selanjutnya..

Monday, August 24, 2009

Memancing di Danau Buyan

Pada postingan kali ini saya menampilkan foto dimana pada saat itu kami siswa SMK 1 Denpasar khusus nya jurusan elektronika sedang mengadakan wisata ke danau buyan. Udara disana sangat dingin namun tak menyurutkan semangat kami untuk melanjutkan tujuan memancing.
Ada hal yang menarik pada saat kami memancing, disaat teman saya yang memancing ikan, banyak ikan yang didapat. Tapi pada saat saya yang gilirannya memancing, tak satupun ikan yang mampir ke kail pancing saya. Bergerak pun tidak, sampai umpan yang saya pasang hancur akibat lama terendam air.













»»  Selanjutnya..

Friday, August 21, 2009

Ubud

Ubud is a remarkable town in the middle of the island of Bali. For more than a century, it has been the island's preeminent centre for fine arts, dance and music. While it once was a haven for scruffy backpackers, cosmic seekers, artists and bohemians, Ubud is now a hot spot for literati, glitterati, art collectors and connoisseurs. Famous names walk its busy sidewalks everyday. Elegant five star hotels and sprawling mansions now stand on its outskirts, overlooking the most prized views in Bali. Nonetheless, Ubud is still popular with backpackers, mystics and all the finest fringe elements of global society. Ubud is not "ruined". Its character is too strong to be destroyed. It still draws people who add something; people who are actively involved in art, nature, anthropology, music, dance, architecture, environmentalism, "alternative modalities," and more.

Ubud is arguably the best place to use as a base if you're visiting Bali; if you're looking for culture, comfort, nature and inspiration. Ubud is surrounded by most of the things that bring people to Bali -- scenic rice fields, small villages, art and craft communities, ancient temples, palaces, rivers, cheap accommodation and unique luxury hotels. And it's central location makes it easy to get from Ubud to the mountains, beaches, and major towns.

Why peruse these web pages?
The real Ubud is under the surface. There are plenty of interesting things on the main streets, but most of the magic of Ubud is hidden away. In the backstreets, backwaters, courtyards and cafes. In people's hearts, minds, and dreams. This part of the Bali web site was built to show you how to go behind the facade and find the real Ubud, and the real Bali, without having to spend all your time searching for it. There's no point in repeating what's in the guidebooks, so we've tried not to. If you're interested in Ubud, there are at least a dozen guidebooks on Bali available and they all provide information on Ubud. Use this web site before you go to guidebooks, to find out what makes Ubud so special. Then use it after the guidebooks for up-to-date information, news and features about our extra ordinary town.






»»  Selanjutnya..

Thursday, August 20, 2009

Jagatnatha Temple

Jagatnatha Temple is a Hindu Temple located in the center of Denpasar town. It is precisely located in Major Wisnu street eastside field of Puputan Badung. This temple is categorized as Kahyangan Temple and become an altar to the god for Hindu people. If it is compared with the name of Kahyangan Temples or other temples around Bali Island , this temple's name is taken from the name of mount or village which is relevant to the temple located in Besakih Temple area, Ulundanu Batur Temple area, Lempuyang Temple area, Andakasa Temple area, Puncak Mangu Temple area and others.
Jagatnatha Temple is taking the special name which is not quit of various conception aspects. Among of the temples in Bali, Jagatnatha Temple is also opened by executing the small ceremony on 13 May 1968. The unique of Jagatnatha Temple does not own the Pengempon (the group of community who manage like the temple). Since the temple opening, Jagatnatha Temple only owns a few of people who arrange the fund to construct it until everyday ceremony. It is handled by Jagatnatha development committee with other Hindu people. In furthermore growth after Jagatnatha Temple has been built, the ceremony execution is handled by committee of Hindu Holy Day (PAHARA HINDU) who is the institutionally personnel which is pursuant to Local Bali Government's Decree. Those personnel of PAHARA HINDU are generally taken away from local government of Badung Regency and Denpasar town. Nowadays, the full of execution is handled by the government of Denpasar town. This temple is many visited by tourist from all over the word since this temple is opened for tourist destination.





»»  Selanjutnya..
 

Di Jalanan Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template