Showing posts with label Keseharian. Show all posts
Showing posts with label Keseharian. Show all posts

Sunday, November 15, 2009

Pintunya copot


Bangun kesiangan sudah hal biasa bagi saya, tapi pagi ini saya dibangunkan oleh teman saya julius dengan pastinya ada maksud yang tersembunyi. Listrik rumah padam, membuat aktifitas saya terhambat, karena sebagian besar pekerjaan saya memerlukan sumber energi listrik. Tak lama kami berbasa basi, julius mengatakan kepada saya bahwa ada seperangkat sound gitar di rumahnya yang akan di service kepada saya. karena pada hari itu listrik masih padam akhirnya saya berniat hanya mengecek kondisi dari sound gitar tersebut.
Hari sudah semakin panas, karena jam sudah menunjukan pukul 12 tepat. Perut keoncongan. O iya, pada saat itu juga ada teman saya yang lain bernama Gusti yang juga akan memperbaiki handphone nya, dan sama seperti yang saya katakan, tidak ada listrik. Kejenuhan menyerang raga (berlebihan), perut keroncongan memaksa kami menggerakkan roda sepeda motor untuk sampai di warung nasi terdekat. Nasi "lawar", kami senang sekali membeli nasi lawar, selain karena harganya murah tapi juga enak. Nasi lawar satu porsi hanya kami bayar 6ribu sudah termasuk minum. asiknya pada saat itu, gusti yang membayar semua makanan kami(mungkin lagi dapet rejeki).
Puas bersantap santap kami meluncur menuju rumah julius kembali untuk memastikan apakah listrik disana sudah menyala, namun tragis, pada saat memasuki gerbang rumah julius dengan ganasnya julius menabrakkan motor "baru" nya ke pintu "jelek" rumahnya yang reot itu. bukannya berusaha memperbaiki, kita malah tertawa lepas menyaksikan pintu yang copot itu.





»»  Selanjutnya..

Wednesday, August 26, 2009

Patung I Gusti Ngurah Rai

Patung I Gusti Ngurah Rai ini terletak di dekat bandara Ngurah Rai. Berada di pinggiran jalan yang akan menghubungkan daerah Denpasar dan Nusa Dua. Saat saya dan teman bersepeda dari denpasar ke jimbaran, saya menyempatkan diri untuk berfoto dibawah patung I Gusti Ngurah Rai yang gagah ini. Tiap Hari jalan ini banyak yang melewati, namun hampir tidak ada yang mampir untuk sekedar melihat ataupun berfoto di patung pahlawan ini. Hanya pedagang koran dan pedagang asongan saja yang nampak menghiasi beranda patung ini. Waktu yang saya tempuh dari denpasar menuju patung pahlawan ini dengan bersepeda sekitar 1 jam. Lelah dan panas tak terasa karena banyak nya topik bahasan yang menghibur kami selagi mengayuh sepeda. Jika anda berlabuh di bandara Ngurah Rai, maka sempatkanlah berfoto di salah satu patung bersejarah di Bali ini.


»»  Selanjutnya..

Monday, August 24, 2009

Memancing di Danau Buyan

Pada postingan kali ini saya menampilkan foto dimana pada saat itu kami siswa SMK 1 Denpasar khusus nya jurusan elektronika sedang mengadakan wisata ke danau buyan. Udara disana sangat dingin namun tak menyurutkan semangat kami untuk melanjutkan tujuan memancing.
Ada hal yang menarik pada saat kami memancing, disaat teman saya yang memancing ikan, banyak ikan yang didapat. Tapi pada saat saya yang gilirannya memancing, tak satupun ikan yang mampir ke kail pancing saya. Bergerak pun tidak, sampai umpan yang saya pasang hancur akibat lama terendam air.













»»  Selanjutnya..

Tuesday, August 18, 2009

Sepatu robek, temani hidup

Pagi hari semua orang sibuk dengan kegiatan nya masing masing. Saya melihat dipagi itu sekelompok orang sibuk untuk melamar pekerjaan disana sini. Pada saat itu adalah waktu dimana siswa siswi SMA mendapatkan kelulusannya. Corat coret disana sini...

Saya sendiri sedang berdiri tepat didepan sebuah kantor pusan Circle K di Denpasar. Tampak beberapa orang yang masuk untuk melamar kerja, pakaian mereka rapi bersih namun ada juga yang masih ugal ugalan dengan berpakaian seenak mereka tanpa memandang sopan santun. Saya sendiri saat itu kebetulan dalam misi mengantar teman mengambil gaji pertamanya menjadi seorang penjaga toko. Hm... Semua pekerjaan pasti ada titik kesulitannya. Teman saya pun mengalaminya pertama kali, yaitu potongan gaji akibat ada beberapa barang toko yang hilang. Walau tidak banyak tapi jumlah tersebut sangat banyak mengubah bentuk raut muka nya.. saya merasa masih beruntung dengan pekerjaan yang saya tekuni.
Pekerjaan yang bisa dibilang santai susah, jasa service keliling. Bangun siang hari, ataupun bangun karena bunyi handphone yang mengisyaratkan saya pada tujuan saya (uang). Dalam keseharian saya, panas haus dan lapar di jalan sudah merupakan hal yang biasa. satu yang tidak bisa lepas dari diri saya, sepatu sobek ini. Karena sepatu sobek ini membuka pikiran saya terhadap tanggapan beberapa orang mengenai kemampuan dan penampilan. Saya tidak mengelak kalau penampilan juga perlu dalam berlaku bisnis atauapun usaha. Namun jika larut dalam pesona luar, biasanya kemampuan yang ada didalam diri seseorang tidak akan diketahui. Mungkin dipercayakan pun tidak.

Sepatuku, Temani langkahku...





»»  Selanjutnya..

Monday, August 17, 2009

Motor Mogok

Seperti biasa saya dan teman berkeliling kota Denpasar dengan mengendarai sepeda motor k*m*o milik teman saya. Saat itu panas menyengat karena waktu tepat menunjukan pukul 12 siang. Sebelumnya kami menyempatkan diri mampir ke toko King dan toko Anima, toko yang menjual alat alat musik. Teman saya membeli satu set senar gitar nylon dan satu buah pick up untuk gitar "bolong" nya. Karena merasa urusan telah selesai kami pun langsung saja meluncur pulang kerumah. Saat diperjalanan sepeda motor kecil kami dihadang oleh macetnya arus lalulintas, sehingga membuat laju motor teman saya menjadi tersendat sendat.
tidak terasa telah setengah jam di perjalanan, namun baru setengah jalan yang kami tempuh. Dan tiba tiba motor yang kami tumpangipun mati seperti kehilangan tenaga. Gas motor pun sudah diputar sekuat tenaga tapi tetap tak ada balasan tenaga dari si motor sehingga pada suatu titik si motor tak mampu lagi berjalan. Dan kamipun pasrah dan ikut ikutan tidak dapat berkata apa apa. Tangki motor yang terlihat penuh menyurutkan niat kami untuk mencoba menghidupkan nya kembali sekaligus juga memantapkan kami untuk mendorong motor itu hingga rumah.
Iseng saya bertanya pada teman "Dok (nama panggilan teman saya), motor mu sering mati kaya gini ya?" bgitu kata ku. Teman ku pun menjawab "pernah sih kemarin, tapi uda tak bawa ke bengkel katanya pompa bensin nya rusak... ya tak suru akal akalin biar mau jalan... jadinya ya mati kaya gini lagi dah". Huft...... mungkin memang nasib kami berdua mendorong motor kecil dan berat ini menuju rumah. Dalam hatiku berkata "tadi dapet ditrakti makan ayam betutu sama dodok jadi rugi dong kalo jadi nya harus dorong motor kaya gini" hahahaha.... ada ada saja pengalaman ku...
Bagi yang memiliki motor pribadi, sebelum berpergian jauh mungkin ada baiknya untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan dijalan ok.


»»  Selanjutnya..
 

Di Jalanan Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template